| Menggapai Ridho Nya Dalam Buaian cinta | Dec 14, 2007 |
Assalama'alaikum ya akhi....ya ukhti......
Salam dan shalawat senantiasa kita lantangkan kepada tauladan terCINTA Rasul Muhammad SAW yang begitu rela berjuang denagn CINTA untuk mengantarkan kita ummatnya dalam buaian CINTA Nya.....
Dan....kupersembahkan goresan pena CINTA ini sebagai rasa CINTA pada nya......
Cinta memang bukti kepatuhan dan kesediaan dengan hati ikhlas serta tulus menerima, menjalankan dan mengikuti apa yang kita cintai, dan apa yang dicintai tentu haruslah yang akan membawa ke dalam mawar cinta yang hanya ada dalam surga cinta Nya, oke...sobat cinta jadilah best lover karena Nya......
Cinta adalah karunia Tuhan sang Pencinta, sungguh bijaksana kata al Hujwiri, semoga Allah memuliakannya, “andaikan dunia ingin meraih cinta, ia pun tak akan mampu, dan andaikan ia akan menolaknya, ia juga tak akan kuasa, karena cinta itu suatu anugerah, bukan hasil suatu usaha. Cinta itu berasal dari Tuhan, sang Pencinta.”
Cinta adalah kekuatan jiwa, energi dahsyat yang tersimpan dalam inti hati, yang mampu mempengaruhi sistem tata jiwa manusia, kekuatan yang mampu merubah segalanya, sebagaimana kata Jalaludin Rumi, semoga Allah memuliakannya, “ cinta akan membuat pahit terasa manis , tembaga terlihat emas, dengan cinta yang keruh terlihat jernih, dan dengan cinta, sakit akan menjadi obat, yang mati akan menjadi hidup, dan cintalah yang menjadikan seorang raja menjadi hamba sahaya.”
Subhanallah……., batapa besar kekuatan cinta, laju alirannya bak kelajuan cahaya, betapa dahsyat gelombang cinta ketika menghantam karang hati. Karena cinta, yang sakit akan sembuh, orang yang malas bisa jadi giat. Karena cinta, yang sulit terasa mudah, dan karena cinta yang berat terasa ringan, wuih……dahsyat sekali cinta, saat enrgi cinta menumbuk mesra dalam relung jiwa, hingga derita pun terasa nikmat, yang jauh terasa dekat, asam pun serasa coklat, jangan-jangan….dihantam rasanya seperti dipijat, oh….cinta.
Cinta memiliki makna tiada berhingga, indah nan agung, bak pohon cinta yang bercabang begitu banyak dan berdahan tak terhitung hingga rantingnya. Tiada kata-kata yang akan mampu mendefinisikan arti dari cinta secara pasti, cinta bak tiada hakekatnya. Cinta, makna yang begitu santun dan bijaksana, yang selalu menyimpan keindahan dan kekuasaan. Bagai tsunami menerjang, tak kuasa melawannya, menjamah seluruh ruang di bumi, menenggelamkan segala yang menghadangnya hingga merangkul dalam kelembutan dan keindahannya.
Cinta tak pernah berwujud, tak terlihat oleh keangkuhan mata memandang. Kehadirannya hanya terasa, seperti angin mengalir mesra menyelinap dalam jiwa kita. Penjelmaannya bagai gelombang di laut yang siap menghantam pesisir pantai hati, itulah cinta, kata tak berwujud namun dahsyat bila terasa.
Sobat cinta, cinta adalah kekuatan yang dapat menjelma menjadi malaikat, namun bila energi cinta itu melemah maka setan menyelinap dalam frekuensi cinta itu, hingga laju cinta beriringan dengan keberingasannya. Terkadang, orang merasakan cinta seperti pangeran di istana bersama seribu selir, cinta bagaikan salju penyejuk jiwa, bayangan indah yang menghujam pikiran, pelangi yang terurai dalam hati, cinta selaksa petir yang sedang berdendang ria dengan suara merdunya. Namun, bila keindahannya tergadaikan, cinta berubah menjadi sengatan listrik yang tiada ampun, percikan api yang menyala-nyala, matahari yang siap membakar bumi, seperti singa lapar yang meraung-raung tuk melahap mangsa, cinta berubah menjadi emosi yang acuh, gemuruh nafsu murka. Itulah cinta, fenomena alamiah, manusiawi dan bagian dari kehidupan ini.
Sobat cinta, phy juga ingin berbagi definisi tentang cinta, karena cinta memang tiada definisi pasti. Cinta adalah pergulatan indah antara energi positif dengan energi negatif dalam jiwa, pertarungan sengit nan mesra gelombang keindahan dengan gelombang kemunafikan, dan pertempuran dahsyat antara laju cahaya kesucian dengan laju sinar keberingasan. Orang terkadang mengadopsi cinta sebagai nafsu, cinta itu buta, sekedar permainan. Namun, ketika cinta dipandang sebagai sebuah cahaya kehidupan, cinta akan menjadi sebuah anugerah, cinta itu manisnya kebahagiaan. Oleh sebab itu, cinta adalah pancaran sinar keindahan hati yang timbul sebagai perasaan yang melambai-lambai, karunia Tuhan yang tak tergadai oleh dunia, sebuah energi yang dapat menimbulkan aksi perasaan dari hatinya hingga berbalas reaksi padanya.
Demikianlah cinta, cermin bagi diri kita sendiri, yang seharusnya menjadi alat untuk perubahan baik pada diri kita, seperti kata Ibnu Qoyyim yang menyitir pendapat Muhammad Daud Adz Dzahiri, semoga Allah memuliakan mereka, “ cinta merupakan cermin bagi seseorang yang sedang dilanda jatuh cinta untuk mengetahui watak dan kelemahlembutan dirinya dalam citra kekasihnya. ”
Oke sobat cinta. Itulah cinta, sebuah kata tiada definisi, makna yang berumuskan misteri, dan energi yang begitu dahsyat, namun satu yang harus kita cermati, bahwa dengan cinta kita harus menjadi pribadi yang baik, indah nan mulia di sisi Allah swt.
M.AKROM ARROMY : Quantum of Love, 2008.
GRAVITASI CINTA
Cinta selalu ada dan akan selalu terjadi, antara dua insan yang berbeda. Pada dasarnya ketertarikan hanya terjadi pada sesuatu yang berlawanan. Karena akan tercipta keteraturan, saling melengkapi dan menguatkan.
Hukum Gravitasi juga terjadi antara dua materi yang berbeda. Ketertarikan ini akan semakin kuat mana kala jarak yang memisahkan ke dua materi yang berbeda ini sangat pendek. Sebaliknya gaya gravitasi, gaya tarik-menarik dua materi akan semakin lemah jika jarak yang memisahkan keduanya begitu jauh.
F = G m m / R (kuadrat)
Gaya gravitasi (gaya tarik menarik dua materi) F, berbanding terbalik dengan kuadrat jarak ( R2) dua materi berbeda, m dan M. Semakin besar R, maka semakin kecil nilai F nya, artinya gaya tarik F begitu kecil, sebaliknya semakin kecil R maka gaya gravitasi F akan begitu besar.
Sobat cinta, cinta juga seperti itu, anggap saja M sebagai seorang laki-laki dan m sebagai wanita. Jika keduanya semakin jauh maka ketertarikan atau perasaan cinta niscaya sangat kecil, gaya tarik cinta begitu lemah.
Namun, jika kita begitu dekat dengan kekasih kita, hati kita seolah dekat banget, niscaya kisah cinta kita begitu harmonis, cinta terasa begitu hebat dan besar. Sedangkan G merupakan konstanta gravitasi atau konstanta tarik-menarik, sebuah alat atau media untuk melengkapi hukum ketertarikan. Nah, dalam hubungan cinta, hubungan antara M dan m maka G sangat penting.
Kita akan menganggap tetapan G sebagai media juga untuk mempermudah suatu hubungan, anggap saja G sebagai alat komunikasi seperti handphone, sehingga kita bisa mengirim sms, telpon dan chating. Dengan adanya G maka komunikasi akan semakin mudah. Itu kenapa G diperlukan dalam hukum cinta, G akan mempermudah hubungan ketertarikan cinta.
Oke best lover, jaga jarakmu, dekatkan hatimu dengan kekasihmu. Dan jangan buat jarak memisahkan sehingga cinta terasa begitu jauh. Begitu juga kisah kita dengan Allah, jangan sampai jarak memisahkan kita jauh dari cinta Nya, gunakan selalu G, untuk media berdzikir mengingatnya. Dan sesungguhnya Allah begitu dekat dengan orang-orang yang selalu menggunakan G, selalu mengingat pada Nya. Dan rasakan energi cinta yang dahsyat kepada Nya, dan akan lebih dahsyat lagi jika Allah pun mencintai kita.
M. Akrom Arromy : Cinta dalam, Kaidah Fisika, 2008.
Cahaya pasti akan menerangi alam. Itulah kebenaran yang pasti akan datang. Seperti dalam kisah sejarah sains dulu kala ketika kaum agamawan eropa mempertahankan keyakinan mereka tentang paham geosentris yang mengatakan bahwa bumi adalah pusat dari kosmos, pusat tata surya kita sehingga mereka dengan kejam membakar seorang ilmuwan italia bernama Giordano Bruno pada tahun 1600 –an karena mendukung paham heliosentris yang meyakini bahwa matahari lah pusat dari kosmos alam, sedangkan bumi mengitari matahari. Akan tetapi kebenaran pasti akan datang, hingga runtuhlah paham geosentri tersebut. Bagaimana juga Tuhan pasti akan menunjukkan kebenaran itu, Tuhan lah yang menentukan siapa yang benar dan itulah bagian dari mekanika alam, bagian dari ketetapan Tuhan, ketetapan yang di atur dari atas langit, itulah mekanika langit.
Setelah membaca kedua surat tersebut, malam itu juga kedua penjaga mencekoki ku lagi dengan pil – pil haram itu. Pil itulah yang diberikan oleh Rendi beserta temannya siang hari itu. Aku berdo’a semoga malam itu adalah malam terakhir tubuhku terkotori oleh barang – barng haram tersebut.
Dua hari kemudian aku mendapati kabar yang sangat baik untukku. Rendi beserta kedua temannya akhirnya diringkus juga oleh pihak yang berwajib. Dhevy dan ayahnya, Meisya serta kepala sekolah melaporkan peristiwa yang menimpaku. Mereka terjebak oleh perangkap dari pihak kepolisian. Saat menjalankan aksinya, yakni mengedarkan obat – obatan terlarang itu, ternyata mereka memberikan kepada polisi yang berpakaian preman. Kemudian, kedua penjaga LP yang bekerja sama dengan Rendi juga dibekuk oleh pihak kepolisian. Bagaimana pun kejahatan akhirnya akan terbongkar juga.
Ah . . . . . , udara bebas kini dapat kuhirup kembali dengan sebebas - bebasnya. Kulihat sinar mentari pagi menghangatkan tbuhku, dan semilir angin dengan ramah menyapu debu – debu di wajahku yang tampak kusut. Dan kulihat wajah – wajah ceria di depanku. Ah, senang sekali hati ini. Ku cium tangan pak kyai sebagai bentuk terima kasihku serta bapak kepala sekolah yang ku hormati. Dan Meisya ? Ah, pastinya tidak lagi aku memeluknya, ia tampak semakin berseri dengan baju muslimah itu, wajahnya begitu jelita dengan balutan kerudung putih anggun itu, oh . . . itukah gadis berkerudung putih yang selalu hinggap di lamunanku. Terakhir kupandangi Dhevy, ia tak lagi tampak mendiamkanku. Senyumnya membahana menyegarkan bumi, bola matanya yang indah tampak berkilau saat air mata hangatnya tertumbuk oleh sinar mentari pagi.
Entah mengapa setiap kali aku dekat dengan Meisya, getaran cinta itu seakan menderu kuat. Oh, inikah cinta. Seperti gaya Coulomb saja. Bila jarak yang membentangkan ku dengan Meisya begitu dekat, dan muatan cinta dalam hatiku dengannya seakan berinterferensi kuat sehingga timbul getaran cinta dalam medan hati ini hati dengan hebat, oh . . . . cintaku. Namun, saat ia hilang dari hadapanku, jarak kita begitu terpisah jauh, getaran gaya cinta ini pun seakan melemah. Akan tetapi sepertinya waktu menuntunku pada cinta Dhevy. Akankah cintaku dan cinta Dhevy seindah hukum III Newton yang menghendaki adanya aksi reaksi. Cinta yang selalu berbalas. Ketika dengan tulus Dhevy mengungkapkan perasaannya, maka dengan keromantisan pula aku akan melengkapi cintanya, itulah hukum cinta, hukum aksi reaksi cinta, hukum mekanika cinta, mekanika langit yang terkehendaki oleh Nya. Cinta, oh cinta. Kenapa aku selalu bingung seperti ini.
Tiba – tiba air mata ini kembali meluncur di dinding pipiku. Aku tak kuasa menahannya. Aku teringat oleh ibu, ia tak hadir di depanku. Menemani kebebasanku dari belenggu dan kejamnya sel besi itu. Tapi aku yakin, di sana ia akan bahagia, ibu pasti bangga kepada ku. Oh, ibu semoga engkau selalu dalam kasih sayang Nya. Dan mendapatkan tempat terindah di sisi Nya.
Mobil hitam polos melaju dengan tangis haru biru, tangis kebahagiaan karena kebebasanku. Aku beserta mereka yang menemani pagi kebebasanku meninggalkan LP itu dan menatap hari yang baru yang penuh dengan keindahan di alam cinta ini.
” Lalu, akhirnya bagaimana dengan kisah cinta kakak dengan mereka ?” Tanya Diva, bidadari kecilku yang masih setia menemani ceritaku.
” Kisah itu semakin seru saja dek, sebaiknya adek baca saja diary kakak ini.” Kusodorkan sebuah buku diary yang kutuliskan judul ” Spektrum Cinta ” di cover depan.
Kini aku dan dunia telah berubah. Cinta sepertinya telah meluberkan sejuta warna dalam hidupku. Dalam spektrum cinta yang begitu beragam mengajarkanku akan hidup ini. Dalam warna kehidupan yang penuh dengan cinta.
M.Akrom arromy : Mekanika Langit, 2009.
MAKA JANGAN TAKUT JATUH CINTA . . . . . Cinta, oh . . . cerita yang tak kan pernah habis ngebahasnya. Karena memang cinta adalah bagian dari hidup kita dan bahkan kita pasti akan merasakannya. Dijamin 1000 % ! ! !
Bila rasa cinta itu datang menghampiri kita pada pandangan pertama, maka siapa yang bisa mengelaknya ? Tentu seharusnya kita berucap syukur karena keindahan nikmat Tuhan telah terasa. Atau gara-gara kita keseringan ngerjain PR (Pekerjaan royo’an, sekarang sih udah nggak zamannya lagi da pekerjaan rumah, yang ada malah pekerjaan royo’an (rebutan) yang dikerjain rame-rame, itu sih dikampus gue . . . !) bareng ama temen kita, trus lama-lama . . . kita juga yang jatuh cinta ama si dia, maka bisakah kita memungkirinya ?
Lalu bagaimana dong kalau rasa cinta itu menyapa kita saat sedang enak-enaknya ngompol, upz . . . dulu sih waktu kecil, maksudnya pas kita lagi tidur kemudian si dia nyamperin kita lewat mimpi, dia jalan mendekati kita, jilbab emasnya tersibak malu-malu diterpa angin, dan rona wajahnya berkilau kala purnama mengecup wajah itu, ah . . . kita pun falling in love ama dia, apa kita juga akan menentangnya ?
Biarkanlah cinta itu bersemi di hati kita karena ia juga makhluk Tuhan yang berhak ada dalam kisah hidup kita. Biarkan cinta ikut menjelajahi ruang dan waktu kita karena ia bagian dari deretan catatan hidup kita, dan biarkan pula cinta memeluk erat nafas kita karena ia pun akan berhembus seiring perjalanan hidup kita semua.
Karena yang terpenting adalah bagaimana kita akan membawa cinta itu. Seperti apakah akan kita perlakukan cinta dalam ukiran sejarah hidup kita. Dan apa yang bisa kita perbuat dalam mengarungi bahtera cinta ini.
Oleh karena itu, jagalah cinta itu dalam metamorfosa hidupmu menuju arah yang lebih baik. Bawa ia menggapai cita yang mulia dalam hidup ini. Dan sampaikan pada Tuhanmu, Tuhan kita, Allah rabbul izzah, bahwa kita akan mengantarkan bait-bait cinta ini menuju surga cinta Nya. Surga cinta yang terpenuhi oleh makhluk-makhluk suci yang tak kan tergores sedikit pun oleh percikan bunga-bunga api neraka. Surga yang tersesaki oleh cinta-cinta murni nan suci karena hanya mengharap ridho Nya semata, cinta yang tak pernah keruh dan buta. Surga yang menjadi tempat singgah para bidadari-bidadari yang senantiasa menanti mereka yang saling mencintai karena keagungan Tuhan semata.
Kalau begitu jangan takut jatuh cinta, don’t worry falling in love. Tapi takutlah jika cinta tak pernah menyapamu bahkan ia menghilang dari hidupmu, akankah engkau merasakan keindahan Tuhan mu ?
Janganlah takut untuk menyatakan cinta (wuih, nembak ni yee . . ! Ya iyalah nembak masa’ nembong ! Sebelum ditembak lebih baik nembak duluan kali, jadi selamet dech ! Haa . . haa . . !), tapi takutlah jika tak ada yang pernah mengucapkan : cantik, aku cinta padamu . . . ! Sungguh aku mencintaimu . . . (wess, ngegombal ni ye, serius kali !). Dan bagaimana pun cinta pasti akan menghampiri kisah hidupmu. Meski kita hendak berpalingkan wajah darinya, ia selalu nampak di depan kita. Walau kita lari menggunakan seribu kaki, niscaya cinta akan menemukanmu. Karena cinta memiliki kehendak, cinta memiliki energi yang tak bisa kita menentangnya.
Dan jangan pernah takut untuk mengatakan : aku jatuh hati padamu. Karena kita akan membawa rasa cinta ini, rasa cinta yang telah melumerkan sejuta keindahan dalam hati ini menuju keindahan nikmat Nya. Akan tetapi takut lah jika kita terperangkap dalam hubungan yang hina dan tanpa ikatan yang jelas yang dengan seenaknya merendahkan diri orang lain.
Coba kita fikirkan mereka yang dengan seenaknya memegangi tangan atau saling berpegangan, berciuman meskipun suka sama suka namun dalam hubungan yang tak halal, mereka yang telah berbuat zina dan pelecehan seksual tanpa ikatan yang sah menurut agama dan hukum yang berlaku.
Sungguh budaya yang amat sangat rendah dan merendahkan kehormatan seseorang. Tidakkah mereka berfikir bahwa belum tentu mereka nantinya akan menjadi pasangan yang sah dan halal karena pernikahan, sedang mereka telah mengambil sebagian hak dari calon istri atau calon suaminya kelak. Tidakkah mereka malu kalau nantinya ternyata bukan jodohnya sedangkan mereka telah merendahkan dirinya masng-masing. Betapa bodohnya mereka yang tidak sampai berfikir bahwa mereka telah menyerahkan diri dan kehormatannya untuk diinjak-injak dan dirasakan oleh orang lain yang buka muhrim dan tentunya halal baginya ?
Jujur penulis tak ingin ngebahas lebih jauh tentang hubungan terlarang yang bagi penulis sama sekali hubungan itu tidak pernah didasari dengan cinta. Sama sekali tidak. Meskipun penulis menyadari bahwa hal tersebut pernah terukir dalam catatan perjalan hidup ini, namun sungguh penulis merasa begitu menyesal kenapa harus pernah mengalami itu semua.
Dan tentu penulis akan berurai air mata, yah . . . air mata penyesalan kian meleleh dari pelupuk mata ini. Tuhan, masihkah pantas aku menyebut nama Mu, masihkah ada waktu untukku bersujud patuh di hadap Mu, dan masihkah ada cahaya indah yang kan memeluk tubuhku bersama cinta-cinta yang Engkau harumkan sayapnya kala kubersimpuh melafaskan keagungan asma Mu, dan masihkah Engkau sisihkan satu saja bidadari Mu untukku ?
Sungguh aku ingin sekali kelak jika cinta menghampiriku, semoga cinta itu selalu menuntunku untuk melangkah ke jalan cinta Mu. Tuhan, bila rasa cinta telah menderu di kalbu, ajarkanlah ia agar senantiasa membuatku selalu mengingat asma-asma cinta Mu. Dan bila bunga-bunga cinta itu mulai bermekaran di sekeliling taman hatiku, siramilah ia dengan embun-embun cinta Mu dari langit agar selalu membuatku menatap langit sana, bahwa cinta itu harus ku bawa ke atas sana, yah . . . ke atas sanalah surga cinta Mu berdiri megah nan indah.
So . . . . jangan pernah takut jatuh cinta dan mengatakan cinta, akan tetapi takutlah bila engkau akan menodai kesucian cinta sebagaimana sesuci cinta itu sendiri. Janganlah takut mengatakan bahwa engkau telah jatuh cinta tetapi takutlah jika hubunganmu berlabelkan pacaran sebagaimana layaknya pemuda sekarang bahkan perzinahan.
Sungguh indah nian cinta itu, karena dengannya kita bisa membuat seseorang melakukan apa yang kita inginkan, namun haruslah hal tersebut membawa kepada sesuatu hal yang baik dan memperbaiki. Sebagaimana yang pernah dijelaskan oleh Rubin (1992) bahwa cinta merupakan perwujudan suatu tindakan kepada orang lain yang dicintai sehingga dapat mempengaruhi orang tersebut baik cara berfikir seseorang, tingkah laku maupun sikapnya.
Maka dari itu perjuangkanlah demi cintamu sesuatu yang akan membuat cinta itu begitu indah bak hamparan bunga sakura di ladang musim semi yang saat malam datang maka sang rembulan pun menyinari dengan senyuman purnama sehingga bunga-bunga itu kian berwarna-warni bercahaya.
M.Akrom Arromy : Buruan Tembak Gue.
DUKUNG PALESTINA
Tanpa basa-basi langsung aja coz situasi sudah darurat gini. Ayo saudaraku semuanay yang ingin membantu saudara semuslim di palestina akibat korban kebiadaban israel, selain bantu dengan do'a kita bantu dengan apa saja yang bisa kita lakukan. Nah . . . salah satu caranya dengan puisi! Lhoh kok puisi? Eitz . . .jangan salah, kita berencana nerbitin antologi puisi dengan judul " Sejuta Cinta Untuk Palestina ", nantinya antologi itu bakalan kita terbitin dan hasil penjualannay dapat kita gunakan untuk membantu saudara kita di sana. Oke, bagi yang ingin menyumbang puisi silakan kirim aja ke email kami di bawah ini. Oke, bagi yang nyumbangain insya Allah akan diberikan sampelnya sebagai bukti terbit. Eit . .tapi jangan lupa kirimin puisinya dengan biodata lengkap n' nomor yang bisa dihubungin. Juga puisi yang temen-temen kirim harus bertemakan tentang keprihatinan dan do'a buat Palestina serta penghinaan untuk israel. Okey ditunggu8 secepatnya yah . . . jangan sampe kirim puisi tapi uda terbit bukunya. He. . he . .kan ga jadi ngeabantu!!!
Komunitas Sastra Gunungpati & Tinta Institute Semarang
email :
acrom@ymail.com
ksgp87@yahoo.co.id
YUK KIRIM NASKAH ke PENERBIT . . .
Uda punya naskah tapi . . . , ga tau gimana cara nerbittinnya ? Uda tenang aja, kita bisa bantu kok nerbitin naskah kamu. Sais
Di SainsSastra, kamu bis akirimin naskah kamu, trus bakalan kita pelajari naskah tersebt dan kita promosikan ke penerbitan kalau naskah kamu itu memang layak untuk terbit.
Nah, enaknya lagi, kita usahain agar naskah kamu itu bisa dihargai dengan nilai yang tinggi agar penulis tidak merasa dirugikan. Trus ada dua sistem balik jasa untuk naskah kamu itu, pertama :ROYALTI. Kamu bisa dapetin balas jasa atas naskahmu yang telah terbit tiap kali naskah kamu cetak ulang. Bisa tiap periode misalnya dua atau tiga bulanan tergantung naskahmu di pasaran. Kedua: JUAL PUTUS, naskahmu akan dihargai sekian rupiah untuk selama periode kontrak, biasanya lima tahun.
Nah, sekarang tinggal kirimin aja naskah kamu ke : acrom@ymail.com.
Kita akan usahakan yang terbik buat para penulis baik pemula atau pun profesional. Ayo bangun peradaban dengan membaca dan menuliskannya !!!

Salam dan shalawat senantiasa kita lantangkan kepada tauladan terCINTA Rasul Muhammad SAW yang begitu rela berjuang denagn CINTA untuk mengantarkan kita ummatnya dalam buaian CINTA Nya.....
Dan....kupersembahkan goresan pena CINTA ini sebagai rasa CINTA pada nya......
Cinta memang bukti kepatuhan dan kesediaan dengan hati ikhlas serta tulus menerima, menjalankan dan mengikuti apa yang kita cintai, dan apa yang dicintai tentu haruslah yang akan membawa ke dalam mawar cinta yang hanya ada dalam surga cinta Nya, oke...sobat cinta jadilah best lover karena Nya......
Cinta adalah karunia Tuhan sang Pencinta, sungguh bijaksana kata al Hujwiri, semoga Allah memuliakannya, “andaikan dunia ingin meraih cinta, ia pun tak akan mampu, dan andaikan ia akan menolaknya, ia juga tak akan kuasa, karena cinta itu suatu anugerah, bukan hasil suatu usaha. Cinta itu berasal dari Tuhan, sang Pencinta.”
Cinta adalah kekuatan jiwa, energi dahsyat yang tersimpan dalam inti hati, yang mampu mempengaruhi sistem tata jiwa manusia, kekuatan yang mampu merubah segalanya, sebagaimana kata Jalaludin Rumi, semoga Allah memuliakannya, “ cinta akan membuat pahit terasa manis , tembaga terlihat emas, dengan cinta yang keruh terlihat jernih, dan dengan cinta, sakit akan menjadi obat, yang mati akan menjadi hidup, dan cintalah yang menjadikan seorang raja menjadi hamba sahaya.”
Subhanallah……., batapa besar kekuatan cinta, laju alirannya bak kelajuan cahaya, betapa dahsyat gelombang cinta ketika menghantam karang hati. Karena cinta, yang sakit akan sembuh, orang yang malas bisa jadi giat. Karena cinta, yang sulit terasa mudah, dan karena cinta yang berat terasa ringan, wuih……dahsyat sekali cinta, saat enrgi cinta menumbuk mesra dalam relung jiwa, hingga derita pun terasa nikmat, yang jauh terasa dekat, asam pun serasa coklat, jangan-jangan….dihantam rasanya seperti dipijat, oh….cinta.
Cinta memiliki makna tiada berhingga, indah nan agung, bak pohon cinta yang bercabang begitu banyak dan berdahan tak terhitung hingga rantingnya. Tiada kata-kata yang akan mampu mendefinisikan arti dari cinta secara pasti, cinta bak tiada hakekatnya. Cinta, makna yang begitu santun dan bijaksana, yang selalu menyimpan keindahan dan kekuasaan. Bagai tsunami menerjang, tak kuasa melawannya, menjamah seluruh ruang di bumi, menenggelamkan segala yang menghadangnya hingga merangkul dalam kelembutan dan keindahannya.
Cinta tak pernah berwujud, tak terlihat oleh keangkuhan mata memandang. Kehadirannya hanya terasa, seperti angin mengalir mesra menyelinap dalam jiwa kita. Penjelmaannya bagai gelombang di laut yang siap menghantam pesisir pantai hati, itulah cinta, kata tak berwujud namun dahsyat bila terasa.
Sobat cinta, cinta adalah kekuatan yang dapat menjelma menjadi malaikat, namun bila energi cinta itu melemah maka setan menyelinap dalam frekuensi cinta itu, hingga laju cinta beriringan dengan keberingasannya. Terkadang, orang merasakan cinta seperti pangeran di istana bersama seribu selir, cinta bagaikan salju penyejuk jiwa, bayangan indah yang menghujam pikiran, pelangi yang terurai dalam hati, cinta selaksa petir yang sedang berdendang ria dengan suara merdunya. Namun, bila keindahannya tergadaikan, cinta berubah menjadi sengatan listrik yang tiada ampun, percikan api yang menyala-nyala, matahari yang siap membakar bumi, seperti singa lapar yang meraung-raung tuk melahap mangsa, cinta berubah menjadi emosi yang acuh, gemuruh nafsu murka. Itulah cinta, fenomena alamiah, manusiawi dan bagian dari kehidupan ini.
Sobat cinta, phy juga ingin berbagi definisi tentang cinta, karena cinta memang tiada definisi pasti. Cinta adalah pergulatan indah antara energi positif dengan energi negatif dalam jiwa, pertarungan sengit nan mesra gelombang keindahan dengan gelombang kemunafikan, dan pertempuran dahsyat antara laju cahaya kesucian dengan laju sinar keberingasan. Orang terkadang mengadopsi cinta sebagai nafsu, cinta itu buta, sekedar permainan. Namun, ketika cinta dipandang sebagai sebuah cahaya kehidupan, cinta akan menjadi sebuah anugerah, cinta itu manisnya kebahagiaan. Oleh sebab itu, cinta adalah pancaran sinar keindahan hati yang timbul sebagai perasaan yang melambai-lambai, karunia Tuhan yang tak tergadai oleh dunia, sebuah energi yang dapat menimbulkan aksi perasaan dari hatinya hingga berbalas reaksi padanya.
Demikianlah cinta, cermin bagi diri kita sendiri, yang seharusnya menjadi alat untuk perubahan baik pada diri kita, seperti kata Ibnu Qoyyim yang menyitir pendapat Muhammad Daud Adz Dzahiri, semoga Allah memuliakan mereka, “ cinta merupakan cermin bagi seseorang yang sedang dilanda jatuh cinta untuk mengetahui watak dan kelemahlembutan dirinya dalam citra kekasihnya. ”
Oke sobat cinta. Itulah cinta, sebuah kata tiada definisi, makna yang berumuskan misteri, dan energi yang begitu dahsyat, namun satu yang harus kita cermati, bahwa dengan cinta kita harus menjadi pribadi yang baik, indah nan mulia di sisi Allah swt.
M.AKROM ARROMY : Quantum of Love, 2008.
GRAVITASI CINTA
Cinta selalu ada dan akan selalu terjadi, antara dua insan yang berbeda. Pada dasarnya ketertarikan hanya terjadi pada sesuatu yang berlawanan. Karena akan tercipta keteraturan, saling melengkapi dan menguatkan.
Hukum Gravitasi juga terjadi antara dua materi yang berbeda. Ketertarikan ini akan semakin kuat mana kala jarak yang memisahkan ke dua materi yang berbeda ini sangat pendek. Sebaliknya gaya gravitasi, gaya tarik-menarik dua materi akan semakin lemah jika jarak yang memisahkan keduanya begitu jauh.
F = G m m / R (kuadrat)
Gaya gravitasi (gaya tarik menarik dua materi) F, berbanding terbalik dengan kuadrat jarak ( R2) dua materi berbeda, m dan M. Semakin besar R, maka semakin kecil nilai F nya, artinya gaya tarik F begitu kecil, sebaliknya semakin kecil R maka gaya gravitasi F akan begitu besar.
Sobat cinta, cinta juga seperti itu, anggap saja M sebagai seorang laki-laki dan m sebagai wanita. Jika keduanya semakin jauh maka ketertarikan atau perasaan cinta niscaya sangat kecil, gaya tarik cinta begitu lemah.
Namun, jika kita begitu dekat dengan kekasih kita, hati kita seolah dekat banget, niscaya kisah cinta kita begitu harmonis, cinta terasa begitu hebat dan besar. Sedangkan G merupakan konstanta gravitasi atau konstanta tarik-menarik, sebuah alat atau media untuk melengkapi hukum ketertarikan. Nah, dalam hubungan cinta, hubungan antara M dan m maka G sangat penting.
Kita akan menganggap tetapan G sebagai media juga untuk mempermudah suatu hubungan, anggap saja G sebagai alat komunikasi seperti handphone, sehingga kita bisa mengirim sms, telpon dan chating. Dengan adanya G maka komunikasi akan semakin mudah. Itu kenapa G diperlukan dalam hukum cinta, G akan mempermudah hubungan ketertarikan cinta.
Oke best lover, jaga jarakmu, dekatkan hatimu dengan kekasihmu. Dan jangan buat jarak memisahkan sehingga cinta terasa begitu jauh. Begitu juga kisah kita dengan Allah, jangan sampai jarak memisahkan kita jauh dari cinta Nya, gunakan selalu G, untuk media berdzikir mengingatnya. Dan sesungguhnya Allah begitu dekat dengan orang-orang yang selalu menggunakan G, selalu mengingat pada Nya. Dan rasakan energi cinta yang dahsyat kepada Nya, dan akan lebih dahsyat lagi jika Allah pun mencintai kita.
M. Akrom Arromy : Cinta dalam, Kaidah Fisika, 2008.
Cahaya pasti akan menerangi alam. Itulah kebenaran yang pasti akan datang. Seperti dalam kisah sejarah sains dulu kala ketika kaum agamawan eropa mempertahankan keyakinan mereka tentang paham geosentris yang mengatakan bahwa bumi adalah pusat dari kosmos, pusat tata surya kita sehingga mereka dengan kejam membakar seorang ilmuwan italia bernama Giordano Bruno pada tahun 1600 –an karena mendukung paham heliosentris yang meyakini bahwa matahari lah pusat dari kosmos alam, sedangkan bumi mengitari matahari. Akan tetapi kebenaran pasti akan datang, hingga runtuhlah paham geosentri tersebut. Bagaimana juga Tuhan pasti akan menunjukkan kebenaran itu, Tuhan lah yang menentukan siapa yang benar dan itulah bagian dari mekanika alam, bagian dari ketetapan Tuhan, ketetapan yang di atur dari atas langit, itulah mekanika langit.
Setelah membaca kedua surat tersebut, malam itu juga kedua penjaga mencekoki ku lagi dengan pil – pil haram itu. Pil itulah yang diberikan oleh Rendi beserta temannya siang hari itu. Aku berdo’a semoga malam itu adalah malam terakhir tubuhku terkotori oleh barang – barng haram tersebut.
Dua hari kemudian aku mendapati kabar yang sangat baik untukku. Rendi beserta kedua temannya akhirnya diringkus juga oleh pihak yang berwajib. Dhevy dan ayahnya, Meisya serta kepala sekolah melaporkan peristiwa yang menimpaku. Mereka terjebak oleh perangkap dari pihak kepolisian. Saat menjalankan aksinya, yakni mengedarkan obat – obatan terlarang itu, ternyata mereka memberikan kepada polisi yang berpakaian preman. Kemudian, kedua penjaga LP yang bekerja sama dengan Rendi juga dibekuk oleh pihak kepolisian. Bagaimana pun kejahatan akhirnya akan terbongkar juga.
Ah . . . . . , udara bebas kini dapat kuhirup kembali dengan sebebas - bebasnya. Kulihat sinar mentari pagi menghangatkan tbuhku, dan semilir angin dengan ramah menyapu debu – debu di wajahku yang tampak kusut. Dan kulihat wajah – wajah ceria di depanku. Ah, senang sekali hati ini. Ku cium tangan pak kyai sebagai bentuk terima kasihku serta bapak kepala sekolah yang ku hormati. Dan Meisya ? Ah, pastinya tidak lagi aku memeluknya, ia tampak semakin berseri dengan baju muslimah itu, wajahnya begitu jelita dengan balutan kerudung putih anggun itu, oh . . . itukah gadis berkerudung putih yang selalu hinggap di lamunanku. Terakhir kupandangi Dhevy, ia tak lagi tampak mendiamkanku. Senyumnya membahana menyegarkan bumi, bola matanya yang indah tampak berkilau saat air mata hangatnya tertumbuk oleh sinar mentari pagi.
Entah mengapa setiap kali aku dekat dengan Meisya, getaran cinta itu seakan menderu kuat. Oh, inikah cinta. Seperti gaya Coulomb saja. Bila jarak yang membentangkan ku dengan Meisya begitu dekat, dan muatan cinta dalam hatiku dengannya seakan berinterferensi kuat sehingga timbul getaran cinta dalam medan hati ini hati dengan hebat, oh . . . . cintaku. Namun, saat ia hilang dari hadapanku, jarak kita begitu terpisah jauh, getaran gaya cinta ini pun seakan melemah. Akan tetapi sepertinya waktu menuntunku pada cinta Dhevy. Akankah cintaku dan cinta Dhevy seindah hukum III Newton yang menghendaki adanya aksi reaksi. Cinta yang selalu berbalas. Ketika dengan tulus Dhevy mengungkapkan perasaannya, maka dengan keromantisan pula aku akan melengkapi cintanya, itulah hukum cinta, hukum aksi reaksi cinta, hukum mekanika cinta, mekanika langit yang terkehendaki oleh Nya. Cinta, oh cinta. Kenapa aku selalu bingung seperti ini.
Tiba – tiba air mata ini kembali meluncur di dinding pipiku. Aku tak kuasa menahannya. Aku teringat oleh ibu, ia tak hadir di depanku. Menemani kebebasanku dari belenggu dan kejamnya sel besi itu. Tapi aku yakin, di sana ia akan bahagia, ibu pasti bangga kepada ku. Oh, ibu semoga engkau selalu dalam kasih sayang Nya. Dan mendapatkan tempat terindah di sisi Nya.
Mobil hitam polos melaju dengan tangis haru biru, tangis kebahagiaan karena kebebasanku. Aku beserta mereka yang menemani pagi kebebasanku meninggalkan LP itu dan menatap hari yang baru yang penuh dengan keindahan di alam cinta ini.
” Lalu, akhirnya bagaimana dengan kisah cinta kakak dengan mereka ?” Tanya Diva, bidadari kecilku yang masih setia menemani ceritaku.
” Kisah itu semakin seru saja dek, sebaiknya adek baca saja diary kakak ini.” Kusodorkan sebuah buku diary yang kutuliskan judul ” Spektrum Cinta ” di cover depan.
Kini aku dan dunia telah berubah. Cinta sepertinya telah meluberkan sejuta warna dalam hidupku. Dalam spektrum cinta yang begitu beragam mengajarkanku akan hidup ini. Dalam warna kehidupan yang penuh dengan cinta.
M.Akrom arromy : Mekanika Langit, 2009.
MAKA JANGAN TAKUT JATUH CINTA . . . . . Cinta, oh . . . cerita yang tak kan pernah habis ngebahasnya. Karena memang cinta adalah bagian dari hidup kita dan bahkan kita pasti akan merasakannya. Dijamin 1000 % ! ! !
Bila rasa cinta itu datang menghampiri kita pada pandangan pertama, maka siapa yang bisa mengelaknya ? Tentu seharusnya kita berucap syukur karena keindahan nikmat Tuhan telah terasa. Atau gara-gara kita keseringan ngerjain PR (Pekerjaan royo’an, sekarang sih udah nggak zamannya lagi da pekerjaan rumah, yang ada malah pekerjaan royo’an (rebutan) yang dikerjain rame-rame, itu sih dikampus gue . . . !) bareng ama temen kita, trus lama-lama . . . kita juga yang jatuh cinta ama si dia, maka bisakah kita memungkirinya ?
Lalu bagaimana dong kalau rasa cinta itu menyapa kita saat sedang enak-enaknya ngompol, upz . . . dulu sih waktu kecil, maksudnya pas kita lagi tidur kemudian si dia nyamperin kita lewat mimpi, dia jalan mendekati kita, jilbab emasnya tersibak malu-malu diterpa angin, dan rona wajahnya berkilau kala purnama mengecup wajah itu, ah . . . kita pun falling in love ama dia, apa kita juga akan menentangnya ?
Biarkanlah cinta itu bersemi di hati kita karena ia juga makhluk Tuhan yang berhak ada dalam kisah hidup kita. Biarkan cinta ikut menjelajahi ruang dan waktu kita karena ia bagian dari deretan catatan hidup kita, dan biarkan pula cinta memeluk erat nafas kita karena ia pun akan berhembus seiring perjalanan hidup kita semua.
Karena yang terpenting adalah bagaimana kita akan membawa cinta itu. Seperti apakah akan kita perlakukan cinta dalam ukiran sejarah hidup kita. Dan apa yang bisa kita perbuat dalam mengarungi bahtera cinta ini.
Oleh karena itu, jagalah cinta itu dalam metamorfosa hidupmu menuju arah yang lebih baik. Bawa ia menggapai cita yang mulia dalam hidup ini. Dan sampaikan pada Tuhanmu, Tuhan kita, Allah rabbul izzah, bahwa kita akan mengantarkan bait-bait cinta ini menuju surga cinta Nya. Surga cinta yang terpenuhi oleh makhluk-makhluk suci yang tak kan tergores sedikit pun oleh percikan bunga-bunga api neraka. Surga yang tersesaki oleh cinta-cinta murni nan suci karena hanya mengharap ridho Nya semata, cinta yang tak pernah keruh dan buta. Surga yang menjadi tempat singgah para bidadari-bidadari yang senantiasa menanti mereka yang saling mencintai karena keagungan Tuhan semata.
Kalau begitu jangan takut jatuh cinta, don’t worry falling in love. Tapi takutlah jika cinta tak pernah menyapamu bahkan ia menghilang dari hidupmu, akankah engkau merasakan keindahan Tuhan mu ?
Janganlah takut untuk menyatakan cinta (wuih, nembak ni yee . . ! Ya iyalah nembak masa’ nembong ! Sebelum ditembak lebih baik nembak duluan kali, jadi selamet dech ! Haa . . haa . . !), tapi takutlah jika tak ada yang pernah mengucapkan : cantik, aku cinta padamu . . . ! Sungguh aku mencintaimu . . . (wess, ngegombal ni ye, serius kali !). Dan bagaimana pun cinta pasti akan menghampiri kisah hidupmu. Meski kita hendak berpalingkan wajah darinya, ia selalu nampak di depan kita. Walau kita lari menggunakan seribu kaki, niscaya cinta akan menemukanmu. Karena cinta memiliki kehendak, cinta memiliki energi yang tak bisa kita menentangnya.
Dan jangan pernah takut untuk mengatakan : aku jatuh hati padamu. Karena kita akan membawa rasa cinta ini, rasa cinta yang telah melumerkan sejuta keindahan dalam hati ini menuju keindahan nikmat Nya. Akan tetapi takut lah jika kita terperangkap dalam hubungan yang hina dan tanpa ikatan yang jelas yang dengan seenaknya merendahkan diri orang lain.
Coba kita fikirkan mereka yang dengan seenaknya memegangi tangan atau saling berpegangan, berciuman meskipun suka sama suka namun dalam hubungan yang tak halal, mereka yang telah berbuat zina dan pelecehan seksual tanpa ikatan yang sah menurut agama dan hukum yang berlaku.
Sungguh budaya yang amat sangat rendah dan merendahkan kehormatan seseorang. Tidakkah mereka berfikir bahwa belum tentu mereka nantinya akan menjadi pasangan yang sah dan halal karena pernikahan, sedang mereka telah mengambil sebagian hak dari calon istri atau calon suaminya kelak. Tidakkah mereka malu kalau nantinya ternyata bukan jodohnya sedangkan mereka telah merendahkan dirinya masng-masing. Betapa bodohnya mereka yang tidak sampai berfikir bahwa mereka telah menyerahkan diri dan kehormatannya untuk diinjak-injak dan dirasakan oleh orang lain yang buka muhrim dan tentunya halal baginya ?
Jujur penulis tak ingin ngebahas lebih jauh tentang hubungan terlarang yang bagi penulis sama sekali hubungan itu tidak pernah didasari dengan cinta. Sama sekali tidak. Meskipun penulis menyadari bahwa hal tersebut pernah terukir dalam catatan perjalan hidup ini, namun sungguh penulis merasa begitu menyesal kenapa harus pernah mengalami itu semua.
Dan tentu penulis akan berurai air mata, yah . . . air mata penyesalan kian meleleh dari pelupuk mata ini. Tuhan, masihkah pantas aku menyebut nama Mu, masihkah ada waktu untukku bersujud patuh di hadap Mu, dan masihkah ada cahaya indah yang kan memeluk tubuhku bersama cinta-cinta yang Engkau harumkan sayapnya kala kubersimpuh melafaskan keagungan asma Mu, dan masihkah Engkau sisihkan satu saja bidadari Mu untukku ?
Sungguh aku ingin sekali kelak jika cinta menghampiriku, semoga cinta itu selalu menuntunku untuk melangkah ke jalan cinta Mu. Tuhan, bila rasa cinta telah menderu di kalbu, ajarkanlah ia agar senantiasa membuatku selalu mengingat asma-asma cinta Mu. Dan bila bunga-bunga cinta itu mulai bermekaran di sekeliling taman hatiku, siramilah ia dengan embun-embun cinta Mu dari langit agar selalu membuatku menatap langit sana, bahwa cinta itu harus ku bawa ke atas sana, yah . . . ke atas sanalah surga cinta Mu berdiri megah nan indah.
So . . . . jangan pernah takut jatuh cinta dan mengatakan cinta, akan tetapi takutlah bila engkau akan menodai kesucian cinta sebagaimana sesuci cinta itu sendiri. Janganlah takut mengatakan bahwa engkau telah jatuh cinta tetapi takutlah jika hubunganmu berlabelkan pacaran sebagaimana layaknya pemuda sekarang bahkan perzinahan.
Sungguh indah nian cinta itu, karena dengannya kita bisa membuat seseorang melakukan apa yang kita inginkan, namun haruslah hal tersebut membawa kepada sesuatu hal yang baik dan memperbaiki. Sebagaimana yang pernah dijelaskan oleh Rubin (1992) bahwa cinta merupakan perwujudan suatu tindakan kepada orang lain yang dicintai sehingga dapat mempengaruhi orang tersebut baik cara berfikir seseorang, tingkah laku maupun sikapnya.
Maka dari itu perjuangkanlah demi cintamu sesuatu yang akan membuat cinta itu begitu indah bak hamparan bunga sakura di ladang musim semi yang saat malam datang maka sang rembulan pun menyinari dengan senyuman purnama sehingga bunga-bunga itu kian berwarna-warni bercahaya.
M.Akrom Arromy : Buruan Tembak Gue.
DUKUNG PALESTINA
Tanpa basa-basi langsung aja coz situasi sudah darurat gini. Ayo saudaraku semuanay yang ingin membantu saudara semuslim di palestina akibat korban kebiadaban israel, selain bantu dengan do'a kita bantu dengan apa saja yang bisa kita lakukan. Nah . . . salah satu caranya dengan puisi! Lhoh kok puisi? Eitz . . .jangan salah, kita berencana nerbitin antologi puisi dengan judul " Sejuta Cinta Untuk Palestina ", nantinya antologi itu bakalan kita terbitin dan hasil penjualannay dapat kita gunakan untuk membantu saudara kita di sana. Oke, bagi yang ingin menyumbang puisi silakan kirim aja ke email kami di bawah ini. Oke, bagi yang nyumbangain insya Allah akan diberikan sampelnya sebagai bukti terbit. Eit . .tapi jangan lupa kirimin puisinya dengan biodata lengkap n' nomor yang bisa dihubungin. Juga puisi yang temen-temen kirim harus bertemakan tentang keprihatinan dan do'a buat Palestina serta penghinaan untuk israel. Okey ditunggu8 secepatnya yah . . . jangan sampe kirim puisi tapi uda terbit bukunya. He. . he . .kan ga jadi ngeabantu!!!
Komunitas Sastra Gunungpati & Tinta Institute Semarang
email :
acrom@ymail.com
ksgp87@yahoo.co.id
YUK KIRIM NASKAH ke PENERBIT . . .
Uda punya naskah tapi . . . , ga tau gimana cara nerbittinnya ? Uda tenang aja, kita bisa bantu kok nerbitin naskah kamu. Sais
Di SainsSastra, kamu bis akirimin naskah kamu, trus bakalan kita pelajari naskah tersebt dan kita promosikan ke penerbitan kalau naskah kamu itu memang layak untuk terbit.
Nah, enaknya lagi, kita usahain agar naskah kamu itu bisa dihargai dengan nilai yang tinggi agar penulis tidak merasa dirugikan. Trus ada dua sistem balik jasa untuk naskah kamu itu, pertama :ROYALTI. Kamu bisa dapetin balas jasa atas naskahmu yang telah terbit tiap kali naskah kamu cetak ulang. Bisa tiap periode misalnya dua atau tiga bulanan tergantung naskahmu di pasaran. Kedua: JUAL PUTUS, naskahmu akan dihargai sekian rupiah untuk selama periode kontrak, biasanya lima tahun.
Nah, sekarang tinggal kirimin aja naskah kamu ke : acrom@ymail.com.
Kita akan usahakan yang terbik buat para penulis baik pemula atau pun profesional. Ayo bangun peradaban dengan membaca dan menuliskannya !!!
| Photos | Jan 26, 2009 |
|
|
| PENA | Feb 22, 2009 |
Mekanika Langit
Cahaya pasti akan menerangi alam. Itulah kebenaran yang pasti akan datang. Seperti dalam kisah sejarah sains dulu kala ketika kaum agamawan eropa mempertahankan keyakinan mereka tentang paham geosentris yang mengatakan bahwa bumi adalah pusat... morePrevious blog entries: | ||
| Jan 4 | - | DUKUNG PALESTINA |
| Jan 4 | - | kirim naskah yuk |
| Sep 28 | - | the secret |
acrom's favorite blog entries: | ||
| Dec 17 | - | Untukmu……. |
| KARYA | Jan 21, 2008 |

OCEAN SEA
Novel Alessandro Baricco yang baru saja diterjemahkan, OCEAN SEA, yang terjadi di sebuah tempat yang jauh di sana, memiliki kehampaan sebuah dongeng kerajaan namun juga memiliki ketajaman sebuah mimpi.Kisahnya, yang agak aneh dan tragis,... more
Previous reviews: | ||
| Jan 21 | - | Tsotsy |
| Jan 21 | - | Pudarnya pesona Cleopatra |
| Jan 3 | - | Elegi September |
acrom's favorite reviews: | ||
| Dec 14 | - | ketika fisika merumuskan cinta, ketika muatan-muatan cinta berosilasi mesra |
| CARI |
uriejulie wrote on Feb 25, '09 walakh dakwah ndak pake playboy sgala? ga keren bgt dakwah y pake cr yg bner dunk.. hehe |
uriejulie wrote on Feb 25, '09 walakh dakwah ndak pake playboy sgala? ga keren bgt dakwah y pake cr yg bner dunk.. hehe |
uriejulie wrote on Aug 28, '08 hahaha byasane nak sneng pink to mas? wez ngaku w. g usah isin. hehehe apane se apik n niru2? kagak mudeng... khu khu cie cie se wez nemu bidadari... :P |
uriejulie wrote on Aug 24, '08 assalammualaikum... weeez..... ora pink ik... mas, rugi wingi g melu ng taman kb... |
leoaja wrote on Mar 8, '08 oo kmaren ke baru dari bandung ya, InsyaAllah lain kali mungkin kita bersiraturahmi oya, Mas dah nemu novelnya ketika cinta bertasbih belum? sy dari kmrin cari blum ktemu2.. klo ada jangan sungkan2 bwt kasih tahu saya ya. Jazakumullah khairon katsiro |
leoaja wrote on Mar 2, '08 Assalamualaikum sy pecinta novel dan cerpenya Habiburahman el shirazy, Alhamdulillah bsa ktemu dsini skaligus minta izin bwt masukuin ke blog sy jg ya salam ukhwah, Jazzakumullah |



